Tuesday, October 27, 2009

Kalau Harus Menulis

Saya pernah bercita-cita menjadi seorang penulis. Untuk menuju ke sana, saya pun rajin berlatih menulis. Saat kelas 6 SD, saya mempunyai buku khusus tempat menuangkan apa yang ada di dalam pikiran saya. Pada umumnya, tulisan-tulisan yang saya tulis berbentuk opini ataupun artikel bebas. Ditulis dengan pensil dengan huruf tegak bersambung dan pertama kali selalu dibaca oleh teman sebangku saya, Ardian. (Ardian, how r u?? :) )

Gairah menulis saya didukung dengan bacaan yang dijejalkan ke otak saya. Yah, kebanyakan buku-buku yang diberikan oleh ayah dan kakak-kakak saya kepada saya adalah buku-buku tentang agama, ilmu pengetahuan, dan juga majalah-majalah. Majalah-majalahnya juga bergenre sama, pengetahuan popular dan agama. Saat itu, ada Intisari, Hidayatullah, dan El-Fata.

Saat SMP, saya masih menulis tapi lebih ringan. Yah, memasuki masa remaja, masa bingung-bingungnya. Saya menuliskan pengalaman-pengalaman dan apa yang saya pikirkan di buku harian. Ya, menulis buku harian. Kegiatan yang terus dilakukan sampai kuliah (tapi sekarang sih nggak..). Entah ini suatu hal yang baik atau tidak, saya sering merenungkan apa yang terjadi dalam hidup saya. Terlebih lagi setelah menuliskannya dalam bentuk tulisan. Memikirkannya dengan sangat mendalam. Sampai-sampai saya merasa ada loncatan-loncatan pikiran yang mendesak-desak. Loncatan-loncatan pikiran ini menuntut untuk disalurkan ke berbagai hal.

Penyaluran atas loncatan-loncatan pikiran ini bisa ke banyak hal. Olahraga, menulis, meneror (ga baik ya, neror orang pake’ puisi tanpa nama yang jelas), makan, belajar, tidur… Yah, macam-macam. Tentang terror tadi, saya serasa menjadi seorang lain. Ini benar-benar tidak baik, saya kecanduan bacaan psikologis. Cerita-cerita psikolog tentang anak-anak yang diasuhnya. Buku-bukunya Torrey Hayden itulah..

Tapi dengan terror tadi, saya mendapat inspirasi untuk menulis. Sebuah cerita pendek yang diilhami dari sebuah kisah nyata. Ya, kisah tentang terror tadi. Ah, cerita itu kemudian saya kirimkan ke sebuah sayembara dan berhasil merebut hati para juri. Saat itu saya senang sekali. Seorang anak kelas 2 SMA mendapatkan uang Rp1,500,000.00 atas tulisan hasil loncatan-loncatan pikirannya yang aneh. Meski kemudian uang itu dipotong pajak penghasilan dan dipotong pihak sekolah. Tapi saya cukup senang. Alhamdulillah.. bisa kenal dengan siswa-siswa yang hobi nulis juga dari kota tetangga (Dini Nur Latifah, where r u? Tampaknya masih eksis nulis nih Dini ini..)

Hff, sebenarnya apa inti dari tulisan ini? Sebenarnya, dari tadi saya ingin share tentang motivasi yang pernah diberikan oleh seorang guru bahasa Indonesia di SMA saya (Bu Us, apa kabar?) kaitannya dalam membuat tulisan. Saya lupa bagaimana tepatnya sih, tapi intinya begini:

“Kalau tidak ada bahan tapi terus menulis, maka tulisan itu banyak bohongnya. Kalau bahan masih ada tapi berhenti menulis, maka tulisan itu banyak bolongnya.”

Jadi, ayo banyak-banyak menambah bahan agar kita dapat terus menulis dan tulisan kita ada isinya!

Posted by re_here at 19:34:44 | Permalink | Comments (4)

Sunday, February 18, 2007

Akhirnya…..!!!!

Hueee…. setelah berminggu-minggu *ato berbulan-bulan ya*, berhasil juga buka blog.com n sukses nge-klik new post! Berarti emang waktu itu servernya lagi bermasalah, jadinya ya ga bisa posting. Nich, di sini aku mau bayar utang. Kan pada pengen tahu tentang Salatiga… makanya aku nulis tentang Salatiga. Yuk, bacabacabaca…

*    *    * 

Salatiga? Apa yang menarik dari Salatiga? Entahlah.. bagiku, yang menarik dari kota ini adalah kesejukan dan keasrian alamnya. Meski sekarang pembanguan telah merebak di segala penjuru, pemandangan gunung di balik sekolah masih saja nampak. Bila aku bersepeda melepas rinduku pada kota ini, sejuk dan bersihnya udara serta gunung-gunung dan sawah selalu menyejukkan mata dan hati. Kebanyakan orang-orang sukses yang telah pensiun pun memilih kembali ke Salatiga untuk menikmati masa senjanya. Tak heran bila Salatiga dijuluki sebagai “kota pensiun”.

Salatiga memang kota indah yang dikelilingi oleh berbagai macam gunung, dari yang aktif hingga yang telah mati. Dari Merapi, Merbabu, Gajah Mungkur, hingga Telomoyo. Bagi orang-orang yang suka mendaki gunung, Salatiga bisa jadi salah satu tempat strategis yang memudahkan kita untuk mendaki gunung manapun.

 

Selain udaranya yang sejuk, warga dan harga-harga barang di Salatiga sangatlah ramah. Di kota ini, kemungkinan warganya untuk saling kenal sangatlah besar. Hal ini terutama disebabkan oleh sekolah-sekolah favorit yang berada di tengah kota. Memungkinkan anak-anak dari daerah terpencilpun di Salatiga, asalkan berprestasi, berkumpul di sekolah-sekolah ini. Tak jarang, anak-anak luar kota memilih sekolah di Salatiga meskipun kualitas sekolah di kotanya juga bagus.

Harga-harga barang di Salatiga yang relatif murah sangat kusadari setelah selama kurang lebih empat bulan aku hidup di Depok dan Jakarta. Saat aku pindah dari Salatiga ke Depok, perbedaan harga tak terlalu terasa. Mungkin hal ini disebabkan karena kebutuhan yang harus dipenuhi, yang secara tak sadar memang harus dikeluarkan. Menurutku, hidup di Depok pun tak terlalu mahal. Masih wajarlah… tidak terlalu njegleg dengan hidup di daerah.

Tapi begitu aku kemarin pulang ke Salatiga… weeew… aku baru sadar kalau hidup di Salatiga memang murah meriah. Tarif angkot untuk umum, jauh dekat Rp2000,00. Itu pun masih bisa Rp1000,00 saja bila jaraknya masih relatif dekat. Sedangkan untuk pelajar dan mahasiswa, jauh dekat Rp1000,00. Pelajar dan mahasiswa ini maksudnya bila si pelajar atau si mahasiswa akan berangkat/pulang sekolah/kampus. Atau bisa juga bila si pelajar masih memakai seragam. Selain itu, tarif yang berlaku adalah tarif umum.

Berikut sedikit daftar harga makanan di Salatiga:

French Fries di Indonet (enak banget lho!)…………………………………….       Rp3000,00

Indomie ga pake telur………………………………………………………………..       Rp1000,00

Indomie pake telur…………………………………………………………………….       Rp1800,00

Es teh gelas besar …………………………………………………………………….       Rp 800,00

Soto Bu Doe (ini mah favoritku!)………………………………………………….       Rp1750,00

Gudeg Mbak Tun porsi mahasiswa………………………………………………       Rp3000,00

Mie Ayam……………………………………………………………………………….       Rp2000,00

(apa 2500 ya? Aku lupa. Pokoknya murah lah!)

Yach.. murah kan? Makanya, mainlah ke Salatiga. Kalo’ tarif kolam renang Kalitaman aku belum survei. Dulu pas jaman baheula sich Rp400,00. Sekarang berapa ya? Rp2000,00 kali ya? Ga tahu dech.  Belum survei ke sana…

Bioskop… ada kok di Salatiga. Dulu sich ada 3-4 bioskop: Salatiga Theatre, Atrium, Madya, dan Reksa (???!!??!@@?@!!). Sekarang dah tutup semua, tinggal Reksa doang! ‘N aku kalo mau nonton bioskop mending ke Semarang aja ketimbang nonton di Reksa. Soalnya… glek.. Reksa itu… film-filmnya… ***** thiiiitttt**** disensor ajah yah!

Yach, pokoknya Salatiga tuh paling asik kalo dibikin buat jalan-jalan, goes pake sepeda (bagi yang niat ky b2w-ers), n buat jajan-jajan.

So, ditunggu semuanya di Salatiga…

NB: sapa yang nunggu ya? Orang akunya di Depok. Hehehe….

Posted by re_here at 14:09:17 | Permalink | Comments (7)

Tuesday, October 31, 2006

Semangat Ya, Dhek!!!

Alllow temen-temen ngebloogg… lama ga ngisi, otomatis lama ga mampir ke tempat siapa2 di dunia maya.. Kangeeen..Cry Nah, di suasana Syawal ini aku ngucapin:

“Taqobalallahu minna wa minkum. Met Idul Fitri ya temen-temen… Ifa mohon maaf kalo’ ada kesalahan. Laughing

Nah, temen-temen.. pernah ngerasa males? Pasti pernah dong! Sama, aku juga n ini ada cerita tentang males.

====================

Pernah suatu ketika aku ngerasa maalleessss banget. Tapi gimana ya… aku tu ngerasa nggak nyaman kalo males n ga ngerjain apa-apa. Nah loh, gimana coba? Akhirnya kuputuskan untuk SMS kakakku.

“Kak, gimana cara mengatasi kemalasan tingkat tinggi?”

Kutunggu-tunggu balasan dari kakakku. Lama banget, soalnya aku sampai ketiduran. Akhirnya datang juga balasan..

“Ini pertanyaanmu apa pertanyaan Mas Faisal?”

Haaa….Surprised aku bengong tuch. Kok gini sih jawabannya? Memangnya kakak laki-lakiku satu-satunya itu juga sedang dalam kemalasan tingkat tinggi? Kok klop banget sih? Jadi kujawablah pesan itu

“Emangnya Mas Faisal kenapa? Ini bener-bener pertanyaankku!”

Akhirnya kudapatlah jawaban……….

“Cari bahan-bahan, temukan ide, ambil pensil, dan mulai menulis. =). Semangat ya, Dhek!”

Weeww…. aku bengong lagi -_-‘. Gimana sih si kakak ini? Orang lagi males kok disuruh nulis. Tapi aku nurut aja dan lagi-lagi aku terheran-heran *Jadi orang jangan mudah terheran-heran!!! - kata Ibuku*. Di hari malasku itu, aku justru bisa menghasilkan banyak tulisan! Subhanallah! Kok bisa ya? Ada yang bisa njelasin kejadian ini? Yah, yah… pokoknya tetep semangat!Wink

Posted by re_here at 14:07:58 | Permalink | Comments (3)

Wednesday, October 18, 2006

Suasana Hujan

Hari ini hujan turun di UI-Depok

Nggak deras sih, tapi lumayan gedehe sich…

Lagi-lagi persaanku melambung nich..

~          ~          ~

Entah mengapa, aku nggak tahu

Aku begitu menyukai suasana hujan

Bukan hujannya, tapi suasananya

Begitu hening, diiring suara air jatuh dari langit

Rasanya begitu damai

Pun udara jadi bersih

Pikiran terasa tenang nan jernih

~          ~          ~

Suasana hujan, bukan hujan

Terbayang kududuk di Rotunda Teknik

Angin berhembus sepoi-sepoi

Daun-daun bergemerisik

Pelan-pelan jatuh berguguran

Saat itulah damai pun terasa

Mau ngapa-ngapain juga enak

Baca buku bikin ide tercipta

Dengerin musik klasik juga ngrasuk ke dalam jiwa

~          ~          ~

Suasana hujan pun terasa tatkala

Kudengar surat-surat cinta

Dari Allah Tuhanku dilantunkan

Dengan bacaan nan tartil

Sejuk rasanya, buatku termenung

Merefleksikan makna kehidupan

~          ~          ~

Semua ini bukan puisi

Pun bukan permainan kata

Ini hanyalah goresan pena

(tapi akhirnya diketik juga…)

 

 

Depok, 15 Oktober 2006

Posted by re_here at 10:31:45 | Permalink | Comments (4)

Thursday, August 10, 2006

Mars: Bulan Kedua Kita = ^_^….?

Ngomong-ngomong tentang minat, aku sebenernya seneng banget ama yang namanya astronomi. Sampai-sampai waktu temen ngasih kabar kalau Mars mencapai jarak terdekat dari bumi tanggal 27 Agustus 2006 sehingga bumi seolah-olah mempunyai dua bulan, aku jadi girang banget. Apalagi jarak ini hanya tercapai selama 281 tahun sekali. Jadinya fenomena ini akan terjadi lagi pada tahun 2287. Gimana nggak seneng tuh bagi pecinta astronomi? Aku aja habis dapet info itu, malemnya ngimpi ngejar-ngejar bulan n Mars buat difoto.

Lama menunggu, bikin hati berdebar-debar. Akhirnya aku nggak mau kecolongan, aku cari info tentang fenomena itu. Betapa masygul hati ini membaca artikel-artikel yang ada. Ada yang ngomong gini:

Re: WTA: Motret Mars tgl 27 agustus pk 00:30

Info ini dapatnya dari email kan? Ru jangan keburu girang. Soalnya yg tahun lalu atau 2 th lalu gw lupa, pernah diinfokan planet Venus kalo gak salah, sama kayak gini, katanya segede bulan lah, kita jadi kayak punya dua bulanlah. Di planetarium TIM dan Lembang sampai didatangi orang banyak. Antre mau lihat pakai teropong milik planetarium. Banyak yg pingsan. Belum lagi yg meneropong sendiri. Alhasil semua kecewa. Karena penampakan mata cuma segede koin seratus rupiah yg kuning kok. Ditulis juga di koran. Mungkin beritanya bisa kamu cari di Kompas tahun2 lalu. Nah, gw rasa sih utk yg planet Mars ini kasusnya bakal begitu juga. Cuma segede koin 50 atau 100 perak biasa kalo dilihat dg mata biasa. Hiperbola aja tuh.

Sumber: www.fotografer.net

 

ada juga yang bilang gini

Kalo ga salah informasi tersebut ada kalau nya deh…

Mars akan nampak sebesar bulan kalau……. Dilihat pake teleskop.

Sumber: www.mail-archive.com

 

ato yang bilang gini juga ada

Re: WTA: Motret Mars tgl 27 agustus pk 00:30

Yg paling benar: Mars itu terdekat dengan Bumi sekitar 27 Agustus tahun 2003! Mars akan terlihat sebesar bulan dari teleskop dengan F=1000mm dan eyepiece 25mm!!! Tahun 2003 itu gara2 berita ini ada satu sekat yg sampe hancur di Planetarium Jkt dan teleskop yg rusak. Gini aja deh, saya persembahkan galeri astrofotografi saya, di dalamnya ada foto Planet Saturnus dgn kamera pocket kalo mo liat termasuk foto bulan dari kamera pocket yg dapet FPE

Sumber: www.fotografer.net

 

Yah, emang kecewa sih.. tapi kita belum tahu yang bener kayak gimana. Kalo niat ya tungguin aja tanggal 27 Agustus 2006 jam 00.30. Siapa tahu kita beruntung.Laughing

Trus, kalo’ yang bener itu dari teleskop.. ada kiat nih buat moto benda-benda angkasa:

Re: WTA: Motret Mars tgl 27 agustus pk 00:30

8 tahun yg lalu, saya mencopot eyepiece dari teleskop saya dan lensa kamera dari SLR saya. Ini metode namanya prime focus, jadi seolah2 sekarang kameranya punya lensa sehebat lensa teleskop. Sekitar 5 tahun lalu saya motret di salah satu mini-observatorium di Planetarium Jakarta dgn metode yg sama sehingga saya bisa punya lensa dgn F=2250mm he he he Laughing

Sumber: www.fotografer.net

 

Jadi, pada mau nyoba?? Wink

Posted by re_here at 03:37:33 | Permalink | Comments (3)

Wednesday, August 9, 2006

InTrOdUcTiOn : Be Inspired

Assalamu ‘alaikum, guten tag, konichiwa…

Dah beberapa tahun terakhir aku pengen bikin blog. Tadinya aku nyoba bikin blog via friendster… gagal terus. Usut punya usut, ternyata gara-garanya aku masih di bawah 18 tahun. Jadinya ga bisa bikin gratisan gitu, aku sih terlalu jujur (weleh… narsisnya keluar) jadinya tanggal lahir pun kuisi sesuai akte.

Lama2 pemikiran semakin menumpuk, tapi nggak sempat dikirim kemana2. Sampai akhirnya, waktu aku lagi surfing internet, mau nyari artikel buat ospek. Kubuka google search engine. Nyasar deh ke layout seseorang, tapi bagus banget deh. Aku jadi tambah pengen bikin blog.

Nyoba-nyoba klik website blog.com, ternyata bener2 ada. Jadi deh aku bikin blog ini. Semoga semuanya berkenan dengan kehadiranku, re_here writing. Ditunggu commentnya, semoga dengan blog ini temen2 bisa dapet pencerahan. Be inspired. Doain ya, moga2 blog aku bisa tetep survive. SEMANGAT!

Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb.

Posted by re_here at 06:24:21 | Permalink | Comments (6)