Saturday, August 26, 2006

Selamat Tinggal Pluto (ToT)

Dari SD hingga beruban kayak sekarang, kita diajarkan bahwa tata surya kita yang berada di Galaksi Bimasakti ini memiliki 9 planet: Merkurius, Venus, Bumi, Mars, Jupiter, Saturnus, Uranus, Neptunus, dan Pluto. Pluto merupakan planet terkecil dari urutan tersebut. Tapi seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan, makin banyak benda-benda angkasa yang ditemukan. Salah satunya ada UB13 atau Xena yang disebut-sebut sebagai planet ke-10.

Selain itu, ditemukan juga banyak benda-benda angkasa lain yang ukurannya besar. Hal ini membuat kesolidan Pluto sebagai planet diragukan dan definisi planet semakin kacau. Oleh

karenanya, Perkumpulan Astronomi Internasional (International Astronomical Union/IAU) berupaya membahas topik ini dalam sidang umumnya. Akhirnya, badan yang berdiri sejak 1919 dan mengadakan umum setiap tiga tahun sakali ini mengambil keputusan bersejarah. Sidang Umum IAU ke-26 kemarin tanggal 25 Agustus 2006 yang berlangsung di Praha, Republik Ceko, melalui voting, disepakati bahwa Pluto bukan lagi disebut sebagai planet.

Dalam pertemuan ini, batasan-batasan suatu benda angkasa agar dapat disebut sebagai planet juga lebih dispesifikkan. Di antaranya ia mempunya massa yang membuatnya cukup untuk menahan gravitasinya sendiri sehingga tidak runtuh, orbitnya tak terpengaruh oleh benda angkasa lain, serta ia haruslah bukan satelit (benda angkasa yang mengorbit planet).Planet haruslah sebuah objek dominan di areanya.

Dalam kasus Pluto, berawal dari ditemukannya teleskop-teleskop yang makin canggih. Salah satu teleskop mutakhir ini adalah teleskop Hubble yang terkenal, menemukan banyak keganjilan pada Pluto.

Memang benar, Pluto beredar di garis orbit. Tapi belakangan, lewat ketajaman lensa teleskop dan metode kuantitasi mutakhir, diketahui bahwa — pada suatu titik — orbit Pluto ternyata ‘berselingkuh’ dengan orbit Neptunus. Ini yang membuat Pluto berbeda dengan ke-8 planet lainnya. Ia tidak benar-benar independen saat mengitari matahari. Hal ini menjadikan Pluto bukanlah benda yang dominan di areanya. Selain itu, massa Pluto yang kecil membuatnya tidak dapat dimasukkan ke dalam kategori planet.

* * *

Keputusan ini tentu banyak menimbulkan pro dan kontra. Kontra yang terjadi antara lain terlihat pada diri Patricia Tombaugh (93 tahun, janda mendiang penemu Pluto, Clyde Tombaugh) dan juga Mike Brown (astronom senior California Institute of Technology yang menemukan Xena). Xena, benda langit menyerupai Pluto yang disebut-sebut sebagai planet ke-10. Terdepaknya Pluto, berarti pula tertolaknya lamaran Xena sebagai planet. NASA pun juga kecolongan karena tahun ini adalah tahun ke-9 diluncurkannya pesawat ruang angkasa NASA menuju Pluto. Misi ini menelan biaya 700 juta dolar (7 triliun rupiah). Tapi meskipun telah dihasilkan keputusan tersebut, penelitian ke Pluto akan tetap dilanjutkan.

Bagaimana menurut Anda tentang keputusan ini?Cool

 

(berbagai sumber) 

Posted by re_here at 10:13:10 | Permalink | Comments (4)

Saturday, August 19, 2006

Menuju Gerbang Kemerdekaan

Merdeka? Nampaknya masih jauh kata itu dari negara kita. Memang benar kalau kita telah terbebas dari intervensi militer. Namun sudah merdekakah kita dari intervensi budaya? Banggakah kita dengan mengenakan produk dalam negeri? Banggakah kita dengan segala hal yang berbau Indonesia?

Jujur saja kita masih belum bisa terlepas dari produk luar negeri. Yang patut kita pertanyakan adalah, mengapa kita tidak bisa membuat produk2 seperti yang mereka buat?

Komputer, di mana para sarjana teknik elektro, komputer, informatika dari negeri kita? Handphone juga demikian. Apakah kita sekolah tinggi2 hanya untuk bekerja di perusahaan orang? Tidakkah kita ingin mendirikan suatu perusahaan yang kelak dapat memproduksi barang2 primer tersebut dengan kualitas yang sepadan?

Nampaknya memang kita telah terjajah dalam hal produk berkualitas. Tidak sadarkah kita bahwa kita juga mampu? Anda ingin bukti? Lihatlah Aqua, Telkom, Indosat.. mereka adalah produk domestik. Namun karena kesalahan oknum, mereka dijual ke perusahaan asing. Habislah perusahaan kita…

Freeport? Hanya sebagian kecil saja hasil yang kita dapatkan. Sebagian besar hasil Freeport masuk ke kantong pengusaha asing.

Ikan? Kita adalah negara dengan perairan terluas dan jenis ikan terbanyak di dunia. Tapi sudahkah kita mengolah semuanya dengan baik? Yang terjadi adalah ikan kita dicuri oleh negara2 tetangga kita. Ayo Indonesia, bangunlah!! Sudah cukup kalian tertidur oleh kenikmatan sesaat! Bangunlah dan lihat kekerasan hidup yang sesungguhnya! Hadapi kekerasan hidup itu untuk kehidupan yang lebih baik.

Posted by re_here at 04:33:49 | Permalink | Comments (8)

Monday, August 14, 2006

Namaku

    Namaku.. ya namaku! Banyak yang penasaran tuh, apa sih artinya? Tapi ngomong-ngomongin nama, emang di rumahku itu namanya aneh-aneh. Kalo nggak aneh namanya, ya sejarahnya, kayak nama kakakku yang pas di atasku. But yang aku tahu baru tentang aku sama kakakku yang itu. Kalo’ kakakku yang dua lagi, aku lom tahu. Jadi mesti cari tahu dulu, kelamaann…

    Ada lagi, aku juga agak sebel kalo’ orang nulis namaku dengan ejaan yang salah. Mending-mending kalo nama belakangnya (soalnya nulis tulisan Arab ke Indonesia tu macem2 caranya, belum disepakatin. Tapi aku lebih suka kalau sesuai akteku). Nah, kalo’ salahnya itu di nama tengah… bisa mencak2 aku.

    Jadi critanya waktu aku lahir, aku diberi nama sama ayahku: Kirana Reine Khanifa. Bagus sekaligus asing kan? Pasti itu.. sampai-sampai waktu bapakku memplokamirkan namaku di depan nama kakak2ku, masa kakakku (saat itu doi baru 4 tahun) komentarnya gini:

    “Apa, Pak? Antene?!”

    YellGludhak.. apa nggak nggondhuk aku?! Ok, kita lupakan masalah ini. Toh saat kakakku bilang gitu aku masih bayi, jadinya udah lupa.

    Seiring berjalannya waktu, semakin besar diriku, semakin banyak yang bertanya padaku: “Apa sih arti namamu?”

    Bingung kan aku, aku sendiri juga nggak tahu. Terutama yang nama tengah itu, aku nggak tahu kata macam apa itu. Akhirnya, memuncak deh rasa penasaranku. Aku tanya ke bapakku, “Pak, Reine itu artinya apa?”

    Tahu nggak? Apa jawab bapakku?

    “He..he.. cari aja sendiri!”

    Wadhuh, di mana carinya?

    “Cari di kamus bahasa Perancis!”

Walah-walah, bahasa perancis toh! Nah, sejak saat itu aku rajin cari kamus bahasa Perancis. Tapi sial banget deh, susah banget cari kata itu. Kebanyakan adanya cuma Rhein (sungai). Gila… hampir nyerah aku.

    Sampai akhirnyaaaa…. bapakku ditugaskan ke negara yang jauh sehingga beliau membutuhkan beberapa kamus, termasuk kamus Bahasa Perancis. Segera deh aku buka2 kamus itu, dan tralalalalalala………… KETEMU!!!Cool

    Saat itu aku senang karena menemukan arti namaku, sekaligus malu karena terlalu bagus. Wah, sekarang aja aku tersipu-sipu.Embarassed

 

*      *      *

 

    Jadi, bagi yang masih penasaran.. namaku itu terdiri dari tiga bahasa. Bahasa sanskerta, bahasa perancis, dan bahasa arab. Masing-masing kata mempunyai maknaEmbarassed: Kirana (cahaya), Reine (ratu), dan Khanifa (orang yang jujur/benar/berada di jalan yang benar/sholeh).

    Ceilee…. nama sebagus itu.. apa aku sudah memenuhi amanat yang merupakan makna nama itu ya? Nama dengan harapan sebaik itu, apa aku sudah menuju ke sana ya? Memang Shakespeare bilang, “Apalah arti sebuah nama?”. Tapi ternyata itu keliru. Nama bisa memotivasi yang punya nama untuk memenuhi harapan namanya (meski ada yang nggak nyadar sih, jadi ada yang nggak cocok sama namanya). Selain itu di akhirat kita pun dipanggil sesuai dengan panggilan kita saat di dunia. Jadi, besarlah arti sebuah nama..Smile

 

 

Posted by re_here at 14:21:46 | Permalink | Comments (8)

Thursday, August 10, 2006

Mars: Bulan Kedua Kita = ^_^….?

Ngomong-ngomong tentang minat, aku sebenernya seneng banget ama yang namanya astronomi. Sampai-sampai waktu temen ngasih kabar kalau Mars mencapai jarak terdekat dari bumi tanggal 27 Agustus 2006 sehingga bumi seolah-olah mempunyai dua bulan, aku jadi girang banget. Apalagi jarak ini hanya tercapai selama 281 tahun sekali. Jadinya fenomena ini akan terjadi lagi pada tahun 2287. Gimana nggak seneng tuh bagi pecinta astronomi? Aku aja habis dapet info itu, malemnya ngimpi ngejar-ngejar bulan n Mars buat difoto.

Lama menunggu, bikin hati berdebar-debar. Akhirnya aku nggak mau kecolongan, aku cari info tentang fenomena itu. Betapa masygul hati ini membaca artikel-artikel yang ada. Ada yang ngomong gini:

Re: WTA: Motret Mars tgl 27 agustus pk 00:30

Info ini dapatnya dari email kan? Ru jangan keburu girang. Soalnya yg tahun lalu atau 2 th lalu gw lupa, pernah diinfokan planet Venus kalo gak salah, sama kayak gini, katanya segede bulan lah, kita jadi kayak punya dua bulanlah. Di planetarium TIM dan Lembang sampai didatangi orang banyak. Antre mau lihat pakai teropong milik planetarium. Banyak yg pingsan. Belum lagi yg meneropong sendiri. Alhasil semua kecewa. Karena penampakan mata cuma segede koin seratus rupiah yg kuning kok. Ditulis juga di koran. Mungkin beritanya bisa kamu cari di Kompas tahun2 lalu. Nah, gw rasa sih utk yg planet Mars ini kasusnya bakal begitu juga. Cuma segede koin 50 atau 100 perak biasa kalo dilihat dg mata biasa. Hiperbola aja tuh.

Sumber: www.fotografer.net

 

ada juga yang bilang gini

Kalo ga salah informasi tersebut ada kalau nya deh…

Mars akan nampak sebesar bulan kalau……. Dilihat pake teleskop.

Sumber: www.mail-archive.com

 

ato yang bilang gini juga ada

Re: WTA: Motret Mars tgl 27 agustus pk 00:30

Yg paling benar: Mars itu terdekat dengan Bumi sekitar 27 Agustus tahun 2003! Mars akan terlihat sebesar bulan dari teleskop dengan F=1000mm dan eyepiece 25mm!!! Tahun 2003 itu gara2 berita ini ada satu sekat yg sampe hancur di Planetarium Jkt dan teleskop yg rusak. Gini aja deh, saya persembahkan galeri astrofotografi saya, di dalamnya ada foto Planet Saturnus dgn kamera pocket kalo mo liat termasuk foto bulan dari kamera pocket yg dapet FPE

Sumber: www.fotografer.net

 

Yah, emang kecewa sih.. tapi kita belum tahu yang bener kayak gimana. Kalo niat ya tungguin aja tanggal 27 Agustus 2006 jam 00.30. Siapa tahu kita beruntung.Laughing

Trus, kalo’ yang bener itu dari teleskop.. ada kiat nih buat moto benda-benda angkasa:

Re: WTA: Motret Mars tgl 27 agustus pk 00:30

8 tahun yg lalu, saya mencopot eyepiece dari teleskop saya dan lensa kamera dari SLR saya. Ini metode namanya prime focus, jadi seolah2 sekarang kameranya punya lensa sehebat lensa teleskop. Sekitar 5 tahun lalu saya motret di salah satu mini-observatorium di Planetarium Jakarta dgn metode yg sama sehingga saya bisa punya lensa dgn F=2250mm he he he Laughing

Sumber: www.fotografer.net

 

Jadi, pada mau nyoba?? Wink

Posted by re_here at 03:37:33 | Permalink | Comments (3)

Wednesday, August 9, 2006

InTrOdUcTiOn : Be Inspired

Assalamu ‘alaikum, guten tag, konichiwa…

Dah beberapa tahun terakhir aku pengen bikin blog. Tadinya aku nyoba bikin blog via friendster… gagal terus. Usut punya usut, ternyata gara-garanya aku masih di bawah 18 tahun. Jadinya ga bisa bikin gratisan gitu, aku sih terlalu jujur (weleh… narsisnya keluar) jadinya tanggal lahir pun kuisi sesuai akte.

Lama2 pemikiran semakin menumpuk, tapi nggak sempat dikirim kemana2. Sampai akhirnya, waktu aku lagi surfing internet, mau nyari artikel buat ospek. Kubuka google search engine. Nyasar deh ke layout seseorang, tapi bagus banget deh. Aku jadi tambah pengen bikin blog.

Nyoba-nyoba klik website blog.com, ternyata bener2 ada. Jadi deh aku bikin blog ini. Semoga semuanya berkenan dengan kehadiranku, re_here writing. Ditunggu commentnya, semoga dengan blog ini temen2 bisa dapet pencerahan. Be inspired. Doain ya, moga2 blog aku bisa tetep survive. SEMANGAT!

Wassalamu ‘alaikum Wr. Wb.

Posted by re_here at 06:24:21 | Permalink | Comments (6)