Sunday, September 24, 2006

Ramadhan, Kado Istimewa

Hari Jumat (22/9) malam pukul 22.00 aku dan kawan-kawanku satu angkatan berangkat ke Gunung Geulis, Bogor untuk mengikuti kegiatan menyambut datangnya Ramadhan. Kami tiba di villa pukul 23.40 dan segera terlelap di tempat tidur yang empuk.

*    *    *

Sarapan, satu baki nasi beserta sayur dan lauk pauk dimakan bersama-sama (7 orang)

Outbond, aku senang karena kemampuan logisku dalam bermatematika bisa ikut andil dalam menyelesaikan masalah.

Makan siang, satu baki nasi beserta sayur dan lauk pauk untuk 7 orang. Kami masih kelaparan dan meminta jatah lagi tapi ga’ kesampaian. Akhirnya dibukalah sebungkus besar camilan yang benar-benar ludes dalam sekejap mata. (Aku juga heran karena benar-benar ludes saat aku berkedip Tongue out)

Antre mandi, lama. Jadi bisa ngantre sambil tidur.

Makan malam dan apresiasi seni. Anak-anak jurusanku yang konyol. Aku aja sebagai narator sampai terpingkal-pingkal dan berguling-guling. Habisnya temenku disuruh akting dugem malah jaipongan gitu.

Tidur malam. Kali ini lebih nyenyak dari kemarin.

*    *    *

Dini hari. Kami semua bangun untuk sahur bersama. Kali ini dengan porsi lebih banyak - lantaran kemarin kami protes - 1 baki untuk 4 orang Cool

Selepas sahur dan minum secukupnya, tiba-tiba teman-teman jurusanku terdiam dan….

“Selamat ulang tahun, kami ucapkan

Selamat panjang umur, kita kan doakan

Selamat sejahtera, sehat, sentausa

Selamat ulang tahun dan bahagia”

Aku terpana dengan pemandangan ini. Satu per satu mereka menyalamku dan menciumiku. Teman-teman dari jurusan lain yang mengenalku pun turut menyalamiku.

*    *    *

Ulang tahun kali ini, mungkin menjadi ulang tahun terbaik dalam hidupku.

Bukan boneka cantik keadoku, tapi perhatian dan kasih sayang teman-temanku yang selama ini kuinginkan.

Bukan kotak berbungkus kertas kadoku, tapi perasaan diterima dan diakui serta dicintai oleh teman-teman dan saudara-saudaraku.

Bukan lagi materi yang jadi kadoku, tapi Ramadhan dan keberkahan yang ada di dalamnya. Semoga dapat kulenturkan nafsu yang selalu membelenggu diri tiada henti-henti. Kumengharapakan Ramadhan kali ini penuh makna. Agar dapat kulalui dengan sempurna.

Marhaban ya Ramadhan!

NB: u/ group nasyid Raihan, mohon kerelaannya karena telah mengutip salah satu lagunya Smile

Posted by re_here at 16:45:34
Comments

2 Responses to “Ramadhan, Kado Istimewa”

  1. Engeltje says:

    Happy Birthday yaaa … hehehe. Mau kado apa nih?

  2. re_here says:

    hehe.. makasih kakak. gimana kalo kadonya diajarin main biola? hehe.. ato dibeliin laptop? ato apa ya… yach, gitu juga gapapa. becanda kok. kadonya ucapan selamat dari kakak aja yach! :D makasih kakak…

Leave a Reply